Sabtu, 10 Mei 2014

Ingin Bantu Warga Miskin, Pria Saudi Buat Kulkas Di Depan Rumah

Merdeka.com --- Seorang pria tinggal di Kota Ha´il, sebelah barat laut Arab Saudi, datang dengan ide cemerlang untuk memberi makan warga miskin di lingkungannya dan menghindari mereka dari ´rasa malu´ dengan cara meminta-minta.
Pria enggan disebutkan identitasnya itu memasang sebuah lemari pendingin di jalan di depan rumahnya dan mengundang para tetangganya untuk menyumbangkan makanan lebih mereka, sehingga orang-orang yang kelaparan bisa datang dan mengambil makanan itu, seperti dilansir situs the Huffington Post, Jumat (9/5), mengutip laporan surat kabar Gulf News.
Gagasannya itu telah menarik perhatian internasional, setelah Ulama Shaikh Mohammad al-Araifi memuji tindakan beramalnya itu di akun Twitter miliknya dengan sebuah gambar kulkas amal itu.
"Saya selalu mengatakan warga dari Kota Ha´il murah hati. Seorang pria menempatkan sebuah kulkas di luar rumahnya untuk mendapatkan makanan, sebuah tindakan amal secara langsung bagi warga miskin," kata dia, dalam terjemahan dilansir oleh BBC. "Oh betapa saya mencintai Anda, Ha´il!"
Ingin Bantu Warga Miskin Pria Saudi Buat Kulkas
Para pengguna Twitter juga memuji tindakan sederhana dilakukan lelaki itu.
"Itulah apa yang kita butuhkan: Sebuah tindakan sederhana, tapi ide cemerlang yang jauh dalam membantu orang," tulis seorang pengguna dengan nama akun Sniper, menurut Gulf News. "Ide itu sekarang harus dapat diadopsi dan semua masjid-masjid besar di negara ini harus menempatkan kulkas untuk mengambil dan mendistribusikan makanan."
Seorang warga negara kebangsaan Baharain, Salah, mengatakan kepada Gulf News bahwa konsep kulkas amal itu harus diadopsi di Bahrain selama bulan suci Ramadan yang akan dimulai pada akhir Juni nanti.
"Ini adalah sebuah tindakan amal yang besar yang dapat membuat banyak orang bahagia dan puas, ucap dia. "Ada faktor makanan, tapi ada juga dimensi rohani, terutama selama bulan suci ketika orang sangat terlibat dalam tindakan beramal.

Selasa, 01 Oktober 2013

Cara Setting Modem



  • Pertama-tama hubungkan modem dengan komputer/laptop menggunakan kabel UTP, pasang juga konektor ADSL (line telpon) ke modem serta kabel power modem dan hidupkan modem TP-Link anda.
  • Oleh karena IP default modem adalah 192.168.1.1 maka ubah IP address untuk komputer/laptop anda menjadi 192.168.1.2
  • Jalankan aplikasi browser anda, seperti Mozilla Firefox, Internet Explorer, Google Chrome atau lainnya.
  • Ketik pada address bar, IP address default dari modem yaitu 192.168.1.1 dan tekan ENTER maka akan muncul halaman login web base setting modem TO-Link
  • Ketik username : admin dan password : admin kemudian klik OKAnda sekarang sudah berada di halaman web base TP-Link modem setting. Silahkan klik menu Interface Setup dan klik Internet.
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhtn5KrytTD3pvqV1tsoWU29-kT-rC4HvcRv-yNHS9c0eze6PqCJS8e_LnqteOejg_FvbEoYC441aymQZ2rUiHrxq1eN21WK-xRTds_J0G2Upn8kVO_ZnHql6ZIw8w98FW9Wf3lLn6MZhI/s400/setting+modem+telkom+speddy.jpg
  • Atur settingan virtual circuit sesuai dengan yang disarankan dari pihak telkom, biasanya tergantung pada area masing-masing (misalnya : PVC1)
  • Statusnya menjadi Activated dan VPI : 8 dan VCA : 81 (ini untuk PVC1, akan berbeda apabila PVCnya berbeda).
  • Encapsulation ISP pilih PPPoA/PPPoE
  • Masukkan user name serta password yang diterima dari Telkom (sudah anda persiapkan di awal)
  • Setting Bridge Interfacenya Deactivated dan Connection Always On (Recommended).
  • Klik menu LAN dan cek settingan sebagai berikut : IP Address : 192.168.1.1, Subnet Mask : 255.255.255.0, Dinamic Route : RIP2-B Direction : None, Multcast : Disable dan ICMP Scoop : Disable. DHCP : Enable, Starting IP Address : 192.168.1.2 dan IP Pool Count : 50 (max : 254). Settingan yang lainnya biarkan default.

Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgsMWz2mBksS4yaTdtUmiZJY79ikVTN8PjoQD6QUFxAU1_MtkPw1Zy3R2WQBsqTl6ggI5VGTsfsXRfRdRkl_DjvSQZ9SApphAZjY3AhVsUCnozBdhipl86_AUtXhE3SCWVFC-P76rwMQtg/s400/setting-modem-tp-link-LAN.jpg

  • Klik menu Wireless untuk setting wireless modem sebagai berikut : Access Point : Activated, Channel Indonesia. Yang lainnya biarkan default. Pada Broadcast SSID pilih Yes dan SSID ketik Access Point Name (APN) mis : Aksespoint Aku

Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg3sPJIRwavAptDtwwAW7p7PIzkD2oHMe2N12dISzCuUItF2UCDYoQd9NcNbURQljXG0EY7_OFJ3o96bsHNSLS9EPqgD7gNNc3Mtdp5_b-vMpcgqJ3_tKkAo0L5elnBj3m9c16grZh46wk/s400/setting-modem-tp-link-wireless.jpg
  • Setelah melakukan semua seting di atas, langkah terakhir adalah menyimpan hail settingan di atas dengan menekan atau klik tombol Save.

Kamis, 08 November 2012

Aliran Sesat

Oleh: KH Husin Naparin Lc MA
DI era keterbukaan sekarang, aktivitas dakwah relatif berjalan lancar dan berbagai nilai Islam mendasar leluasa disuarakan, tetapi di sisi lain muncul pula aliran-aliran yang berseberangan dengan akidah dan syariah Islam.

Ulama sebagai pewaris Nabi, memikul tanggung jawab besar dalam membimbing umat untuk tetap istiqamah menjalankan nilai-nilai Islam yang benar, sebagaimana diajarkan baginda Rasul SAW.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) adalah wadah para ulama plus zu’ama dan cendekiawan, mau tak mau, harus mengambil peran aktif menjaga nilai-nilai Islam dan melindungi umat dari paham dan aliran menyimpang; upaya pun telah dilakukan antara lain menetapkan “kriteria aliran sesat.”

Penetapan kesesatan suatu aliran atau kelompok berdasarkan pada Alquran, Hadits, ijma’ dan ijtihad serta pendapat ulama muktabar, dilakukan secara kolektif melalui rapat gabungan MUI (Dewan Pimpinan, Komisi Pengkajian dan Komisi Fatwa), bersifat responsif, proaktif dan antisipasif.

Dalam Bab IV Fatwa MUI 25 Syawwal 1428 H/6 November 2007 M, yang ditandatangani oleh Dewan Pimpinan MUI, Dr KH MA Sahal Mahfudh (Ketua Umum) dan Drs HM Ichwan Sam (Sekretaris Umum) ditetapkan bahwa suatu paham atau aliran keagamaan dinyatakan sesat apabila memenuhi salah satu dari kriteria berikut :

(1) Mengingkari salah satu dari rukun iman yang 6 (enam) yakni beriman kepada Allah SWT, kepada Malaikat-Nya, kepada kitab-kitab-Nya, kepada Rasul-Rasul-Nya, kepada hari Akhirat, dan kepada Qadla & Qadar; dan rukun Islam yang 5 (lima) yakni mengucapkan dua kalimah syahadat, mendirikan salat, mengeluarkan zakat, berpuasa pada Ramadhan, dan menunaikan Ibadah Haji;

(2) Meyakini dan atau mengikuti akidah yang tidak sesuai dalil syar’i (Alquran dan Sunah); (3) Meyakini turunnya wahyu setelah Alquran; (4) Mengingkari otentisitas dan atau kebenaran isi Alquran; (5) Melakukan penafsiran Alwuran yang tidak berdasarkan kaidah-kaidah tafsir; (6) Mengingkari kedudukan hadits Nabi sebagai sumber ajaran Islam;

(7) Menghina, melecehkan dan atau merendahkan para nabi dan rasul; (8) Mengingkari Nabi Muhammad SAW sebagai Nabi dan Rasul terakhir; (9) Mengubah, menambah dan atau mengurangi pokok-pokok ibadah yang telah ditetapkan oleh syariah, seperti haji tidak ke Baitullah, salat fardhu tidak lima waktu; (10) Mengkafirkan sesama muslim tanpa dalil syar’i, seperti mengkafirkan muslim hanya karena bukan kelompoknya.

Di kalangan masyarakat awam yang paling cepat berkembang dan menyebar adalah masalah salat, salat diubah atau bahkan dihapuskan, dimana seseorang bisa terbebas dari salat bila telah mencapai suatu derajat tertentu, yaitu ma’rifatullah yang hakiki (menginat Allah SWT dalam setiap kondisi). Menurut penalaahan, hal ini didorong antara lain :

1. keinginan taqarrub (pendekatan diri) kepada Allah SWT dengan mudah tanpa mengikuti syari’at yang digariskan ajaran Islam, bahkan ada yang membuat cara-cara tersendiri padahal ajaran Islam telah sempurna. (QS Al-Maidah 3). Pengakuan wushul (sampai) pada suatu derajat tertentu sehingga tidak lagi memerlukan syari’at, adalah pendekatan diri kepada Allah SWT yang salah, karena mengingat Allah SWT dalam Islam adalah melalui salat. Allah SWT berfirman: “Dirikanlah salat untuk mengingat-Ku.” (QS Thaha 14).

2. keinginan mencapai popularitas (hubbu asy-Syuhrah) sebagai orang yang telah mencapai makrifat sempurna dengan Allah SWT; hal ini keliru karena Nabi SAW yang memiliki makrifat sempurna sampai ke akhirat hayat selalu memelihara salat.

3. keinginan mendapatkan sumber pendapatan (ekonomi). Pemimpin ajaran ini biasanya memiliki suatu keistimewaan tertentu, seperti kepandaian tabib (pengobatan) dan mampu memberikan alternatif menjadi kaya. Syekh Abu Yazid Al-Bustami mengingatkan, kalau anda menyaksikan seseorang mampu terbang ke angkasa karena telah menjadi wali (kekasih) Allah SWT, anda jangan tertipu; lihat dulu bagaimana pengagungan orang itu terhadap syariat Allah SWT.

4. Faktor politik. Inilah yang paling berbahaya karena kalau salat, diubah bahkan dihapuskan, maka akan hancurlah Islam, karena salat adalah tiang agama. (*)

Rabu, 26 September 2012

Dituduh Mengadu Domba TNI-Brimob

Dilaporkan: Anjar Wulandari
Minggu, 17 Februari 2008
TANJUNG – Muhammad Arkani alias Utut (31) tergolek tak berdaya di ranjang kamar bedah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Badaruddin, Tanjung, setelah dihajar 10 oknum Berimob di halaman Mapolres Tabalong, Sabtu (16/2).
Utut, yang sehari-harinya bekerja sebagai pelansir kayu, ini menderita luka yang sangat serius di bagian wajahnya. Bibir atasnya bengkak, begitu juga dengan mata kirinya. Telinga kirinya pun mengalami gangguan.
Tidak terima dengan penganiayaan tersebut, Utut, warga Desa Lumbang Kecamatan Muara Uya Kabupaten Tabalong, yang dibantu kawan- kawannya sesama pengayuan berniat menempuh jalur hukum.
“Semua oknum aparat yang terlibat juga akan diadukan ke Propam Polda Kalsel agar diproses,” kata Muhammad Irwandi alias Andi, rekan sekaligus Ketua Koperasi Pengayuan Tabalong, ketika ditemui di rumah sakit.
Menurut Andi, peristiwa ini sudah kesekian kali terjadi. “Semuanya pasti karena masalah jalur. Kalau dulu-dulu tidak sampai seperti ini karena saya cepat datang melerai,” ujarnya.
Informasi diperoleh, sebelum peristiwa itu terjadi, Sabtu dinihari, Utut bersama 15 rekannya bertolak dari Desa Palapi Kecamatan Muara Uya menuju pangkalan kayu di Wantilan, Desa Sulingan Kecamatan Tanjung.
Untuk bisa cepat di tempat tersebut sekaligus juga menyiasati patroli aparat, Utut cs secara beriringan membawa kayu dengan menggunakan gerobak yang ditarik sepeda motor. Sebab, sejak illegal logging ditertibkan, mereka semakin kesulitan membawa dan menjual kayu dalam jumlah besar.
Pukul 05.30 Wita, tepat di pertigaan sirkuit Marido di Gunung Batu, Utut cs yang tengah berjalan beriringan di Jalan Trans Kalimantan menuju ke wantilan dicegat di “pos jalur” oleh empat oknum Brimob berpakaian preman. Selain meminta jatah Rp10 ribu per gerobak, oknum Brimob tersebut juga mencari Utut.
“Mana Utut, mana Utut,” ucap oknum tersebut yang ditirukan seorang rekan Utut.
“Lalu saya bilang Utut ada di belakang. Mereka lalu meminta kami pergi saja. Tapi kami tetap menemani Utut,” tambah rekan Utut.
Karena teman-teman Utut tidak mau pergi, keempat oknum Brimob lantas mengiringi rombongan gerobak kayu. Sesampai di pertigaan Jalan Tanjung Selatan, mereka dipisahkan. Utut seorang diri digiring menuju ke Mapolres Tabalong.
Setelah memarkir gerobak berisi muatan kayu meranti, sekitar pukul 06.00 Wita, Utut pun langsung diinterogasi sejumlah oknum aparat di halaman Mapolres. Utut tidak cuma diinterogasi, tapi juga jadikan sansak hidup oleh sepuluh oknum aparat yang diantaranya mengenakan seragam polisi dan bersepatu lars hitam.
“Saya dihajar. Mereka tidak memberi kesempatan saya membela diri,” ujar Utut.
Utut sendiri mengaku tidak mengerti dengan tuduhan yang dialamatkan pada dirinya. “Saya dituduh telah mengadu domba TNI dengan Brimob. Saya tidak mengerti,” ucap Utut sesekali merintih menahan sakit.
Akibat pukulan bertubi-tubi itu, darah segar keluar dari wajah, hidung dan telinga Utut. Utut juga sulit bernafas karena darah memenuhi hidung dan mulutnya. “Saya juga sempat pingsan,” ujarnya.
Apakah punya salah pribadi dengan oknum Brimob? Utut langsung menggelengkan kepalanya.
“Saya tidak pernah punya masalah. Tapi memang, tadi mereka bilang kurang saat saya kasih Rp10 ribu. Lalu saya jawab Pak Wakapolres bilang kalau ada aparat yang meminta uang di jalur laporkan ke beliau. Mereka marah dan bilang tidak takut. Mereka malah mengancam menangkap saya,” ujarnya.
Pos “Jalur”
Untuk membawa dan menjual kayu ke pangkalan kayu di Wantilan, Desa Sulingan Kecamatan Tanjung tidaklah mudah. Para pelansir kayu harus kucing-kucingan dengan aparat. Kalau ingin aman mereka harus membayar uang jalur.
Uang jalur merupakan istilah pungutan tidak resmi yang sering dilakukan sejumlah oknum aparat, baik dari TNI maupun Polisi. Sedangkan tempat mangkal oknum saat meminta uang jalur biasa disebut pos jalur.
Sepanjang Muara Uya sampai Tanjung setidaknya ada enam pos jalur, dua di Muara Uya, satu di Wirang, satu di dekat sirkuit Marido, satu di Simpang Guru Danau dan satu di pos kompi Hikun.
Muhammad Irwandi, ketua Koperasi Pengayuan Tabalong, menuturkan, pengayu bergerobak rata-rata harus mengeluarkan uang Rp100 ribu setiap turun untuk membayar uang jalur. “Kadang ada oknum minta lebih,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, proses hukum terhadap oknum Brimob tersebut belum berjalan. Kapolres Tabalong AKBP Endro Suharsono ketika dihubungi via SMS mengaku sedang kuliah di Banjarmasin. “Masalah pemukulan itu baru diselesaikan Danton Brimob Tanjung,” ujarnya.
Danton Brimob Tanjung, Made ketika dihubungi via telepon menolak berkomentar dengan alasan masih melakukan penyelidikan.
“Saya belum tahu (anak buah saya atau bukan), untuk itu kita masih selidiki. Sebab mereka kan berpakaian preman. Untuk lebih jelasnya silakan ke Pak Heri di Banjarmasin,” katanya.
Pjs Dansat Brimobda Kalsel, AKBP Heri Heriyadi, ketika dihubungi via Hp mengaku belum mendapat laporan atas kasus tersebut.
“Namun untuk mengetahui kronologis sebenarnya, kita langsung meluncur ke Tanjung sore ini (Sabtu, red),” ucap perwira menengah yang juga menjabat sebagai Kadensus 88.

Dahlan Iskan Minta Maaf ke Merpati

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri BUMN Dahlan Iskan meminta maaf ke jajaran manajemen PT Merpati Nusantara Airline. Sebab, selama ini Dahlan merasa begitu keras dalam mengatur perusahaan penerbangan pelat merah itu.

"Saya minta maaf ke teman-teman Merpati, suatu saat kalau teman-teman di Merpati mau mati, ya mati saja," kata Dahlan, saat memberikan sambutan dalam "Peringatan 50 Tahun Merpati" di Hotel Borobudur Jakarta, Rabu (26/9/2012) malam.

Namun, Dahlan mengingatkan bahwa pernyataannya itu bukan pernyataan marah, melainkan hanya sekadar menggertak manajemen bahwa pemerintah tidak menginginkan manajemen baru mengikuti jejak manajemen lama Merpati yang dinilainya "manja". Manajemen lama Merpati, kata Dahlan, selalu mendapat kucuran dana Penyertaan Modal Negara (PMN) setiap tahun. Hal ini membuat manajemen terkesan manja dan mengakibatkan perusahaan terus merugi dan penuh utang.

"Tidak ada sejarahnya kalau dimanjakan, orang itu akan maju. Tapi dengan dikerasi seperti itu, Merpati ternyata kelihatan bergerak, menggeliat, bangkit, dan masa depannya lebih terang," katanya.

Sekadar catatan, mulai tahun ini Merpati Nusantara Airline tidak akan mendapat kucuran dana PMN kembali. Pemerintah menginginkan Merpati bisa sehat tanpa harus meminta bantuan dana dari negara. Dahlan berpesan agar Merpati bisa menyehatkan perusahaan dengan menambah rute perjalanan, efisiensi biaya, dan penataan manajemen internal yang lebih baik.
Editor :
Inggried Dwi Wedhaswary

Senin, 10 September 2012

Masa SMK

Masa smk bukan seperti lagi masa seperti smp ataupun sd karena masa smk adalah fokus untuk siap kerja

Rabu, 05 September 2012

Lama nga buka blog,ma"af jika da salah pada kalian semua mohon di ma"afkan

Senin, 31 Januari 2011

Nasib Okto Belum Jelas

Masa depan Oktavianus Maniani di tim nasional U-23 Indonesia masih simpang siur. Apakah dia akan dikeluarkan atau tetap di timnas, tak ada yang tahu. Keputusan terakhir berada di tangan Pelatih Alfred Riedl.


Seperti diberitakan sebelumnya, Okto "melarikan diri" dari pelatnas. Ia pergi ke Papua untuk membantu klubnya, Sriwijaya FC, menghadapi Persipura Jayapura. Padahal, Riedl sudah melarang pemain 20 tahun tersebut untuk pergi.

"Alfred mau ketemu dia, bicara empat mata sama dia. Kelihatannya malam ini Okto sudah ada di Jakarta. Ini semua keputusan Riedl. Tapi seperti saya bilang tadi, malam ini Okto sudah ada di Jakarta, dan ketemu Riedl. Dia mau dengar cerita Okto, mau dengar alasannya pergi," tegas asisten pelatih timnas, Wolfgang Pikal, di lapangan C Senayan, Senin (31/1/2011).

Ketika ditanya apakah Okto akan menerima sanksi, Pikal menjawab, "Ya saya katakan pada dia pasti ada konsekuensi, mungkin dia harus bayar denda. Belum tahu, tetapi kemungkinan itu ada, makanya kami mau ketemuan dulu malam ini," tuntas Pikal.

Sejak Okto pergi, Riedl mengakui hubungannya dengan pemain 20 tahun tersebut menjadi renggang. "Saya belum berhubungan, belum ada kontak dengan dia. Yang saya tahu hanyalah timnya kalah 2-3, dan dia mencetak satu gol," seru Riedl.
Korban beruang madu yang sejauh ini sudah mencapai empat orang membuat warga Desa Mandiangin Timur dan Kiram, Kecamatan Karangintan, Kabupaten Banjar khususnya petani karet, resah.
   
Warga tak lagi tenang menyadap sendirian di kebun karet. Agar terhindar dari serangan beruang madu, warga kini beramairamai ke kebun. Minimal, tiga hingga empat orang.
   
Pembakal Kiram, Abdul Halil mengatakan, beruang madu yang menyerang dan melukai warga masih belum tertangkap. Upaya perburuan dilakukan sejak serangan beruang kerap terjadi.
   
Anggota dari Polres Banjar didukung Polsek Karangintan, bersama warga turun ke hutan karet dan sekitarnya di Desa Kiram dan Mandiangin Barat untuk mencari beruang madu.
   
"Kemarin, Sabtu (29/1/2011) dari aparat Polres Banjar dan Polsek Karangintan memburu beruang madu. Tetapi, mereka tidak temukan hewan yang dicari-cari," ungkap Halil, Minggu (30/1/2011).
   
Dikatakannya, bagi warga setempat beruang madu bukanlah hewan yang baru sekali mereka lihat. Beruang madu, memang kerap mereka temui di hutan-hutan karet disini. Tetapi, yang kerap ditemui ini cukup diusir sudah langsung pergi.
   
Tidak seperti hewan yang kerap menyerang warga ini, bebernya, hewan ini sangat beringas menyerang warga yang ditemuinya. Sepertinya, hewan beruang madu ini satu itu saja yang menyerang warga. Ukurannya besar dan warnanya agak kecokelatan.
   
Setiap hari setelah pekerjaan menoreh karet selesai dilakukan, terang Halil, warga berkumpul dan melakukan pencarian ke tempattempat yang diperkirakan menjadi persembunyian beruang madu.
   
Halil mengatakan, warga kini diliputi perasaan waswas. Mau tidak mau, mereka harus bekerja karena itulah satu-satunya mata pencaharian warga setempat.
   
Kapolsek Karangintan Ipda Nyoman Widhi, menyatakan, pihaknya bersama pembakal dan camat akan berkoordinasi lagi dengan BKSDA mengingat hewan tersebut termasuk spesies yang dilindungi. Pihaknya belum mendapatkan dasar hukumnya untuk memburu hewan ini.
   
"Kalau memang ada dasar hukumnya, kita akan turun untuk melakukan perburuan. Namun, tidak mudah mencari hewan beruang madu ini karena hewan tersebut termasuk satwa liar yang bergerak di kawasan yang cukup luas," ungkap Kapolsek.
   
Kepala Seksi Wilayah II BKSDA Kalsel Nurani, memperkirakan beruang madu yang menyerang warga adalah hewan yang sama.
   
"Hewannya sepertinya memang sama yang itu juga. Beruang madu ini, memang bila sudah bau manusia seperti itu. Akan kembali menyerang. Sementara ini, beruang yang kemarin menyerang warga pergi tetapi nanti kembali lagi," ungkap Nur.
   
Membunuh satwa dilindungi, di antaranya, beruang madu, di dalam PP No 7/1999 tentang pangawetan tumbuhan dan hewan diperbolehkan apabila satwa yang dilindungi telah mengancam atau membahayakan kehidupan manusia.
   
"Namun, perlu persiapan matang. Pertama, izin penggunaan senjata itu juga tidak mudah. Disamping itu, juga diperlukan persiapan lainnya karena kita harus menginap juga untuk memburunya. Kami masih menunggu lagi arahan dari pimpinan menyikapi serangan beruang madu yang kemarin menyerang warga lagi," ungkapnya.

Minggu, 30 Januari 2011

Kegiatansehari-hari

Pada pukul sekitar jam 6 a.m aku bangun tidur setelah bangun tidur stelah itu aku merapikan tempat tidur lalu aku mau sholat subuh setelah itu aku makan kira-kira jam 6.30 a.m setelah selesai makan aku berangkat sekolah,sebelum berangkat aku berpamitan kepada orang tua ku.

Kamis, 02 Desember 2010

5 tips dan kiat untuk sukses

Bisnis Internet yang sukses tidak ada dalam alat-alat teknis atau taktik yang Anda gunakan, kunci kesuksesan terletak pada apa yang Anda pikirkan tentang diri Anda.
Yang pertama adalah dalam setiap usaha anda harus bersemangat dan menikmati setiap hal yang anda kerjakan. Jika tidak, maka akan sangat sulit untuk menyampaikan kepercayaan dan kredibilitas baik kepada diri sendiri maupun orang lain.
Kedua, “Mimpi besar”. Ya milikilah mimpi seperti kata-kata sukses Donald Trump di salah satu postingan saya.
Tetapi untuk membuat impian Anda menjadi kenyataan, anda membutuhkan tips sukses ketiga yaitu, “Percayalah pada diri sendiri.”
Keempat, mengidentifikasi orang lain yang berhasil dan sukses, bergaul dengan mereka, meminta nasehat dan mengikuti mereka.
Kelima dan terakhir, “Komitmen untuk sukses yang ditanamkan terus menerus kepada diri sendiri”.

Kamis, 25 November 2010

Hebat

Rajin Pangkal Pandai.

Rajin-rajin lah sekolah karena bisa pandai

Jumat, 12 November 2010